Selasa, 18 Juli 2017

Tips Dan Trik Menghadapi Sales Indihome

Tags

Selama ini saya selalu takut dan malas ketika bertemu petugas dari telkom. Entah teknisi maupun karyawan, tetapi yang paling utama adalah sales. Rasa enggan ini mungkin timbul karena trauma terhadap pelayanan telkom di masa lampau. Dimana keluarga saya harus membayar mahal atas layanan pesawat telepon.

Rasa khawatir ini pun kembali datang. Tepatnya pada bulan Februari 2017. Saat itu, salah seorang pegawai telkom yang merangkap sebagai sales mendatangi rumah saya. Kebetulan ayah saya merupakan Ketua Rukun Tetangga di wilayah tersebut.

Sebut saja sales ini bernama Mr. X. Tujuan dari kedatangannya ke rumah adalah meminta izin kepada ayah saya selaku Ketua Rukun Tetangga untuk pemasangan kabel fiber optik dari telkom di wilayah tersebut. Tentu saja proses pemasangan kabel ini akan mengganggu rumah-rumah penduduk, karena ada galian kabel di depan rumah penduduk.

Saat itu saya juga mencuri dengar isi pembicaraan sales tersebut ke ayah. Pada awalnya saya cukup senang karena Mr. X hanya meminta izin saja. Ternyata pendapat ini keliru. Di akhir pembicaraan, sales ini mencoba menawarkan paket pemasangan internet indihome yang triple play kepada ayah saya.

Bisa dikatakan Ketua Rukun Tetangga yang sekaligus ayah saya cukup gaptek. Jadi beliau tidak mengerti dan paham mengenai dunia internet. Oleh sebab itu nama saya dipanggilnya.

Akhirnya saya pun bertemu dengan Mr. X ini di ruang tamu. Sebagai sales tentu saja Mr. X ini beramah tamah dan menanyakan kabar seperti sedang kuliah atau bekerja di mana. Kurang lebih basa-basinya selama lima menit. Setelah itu mulai masuklah ke pembicaraan inti.




Dok Istimewa: Sales sedang mempresentasikan produknya. 

Glembug Mataram

Sebuah proses bujuk rayu yang sangat dahsyat. Mr. X ini menjelaskan sejarah internet terkait telkom. Mulai dari speedy hingga indihome. Layaknya seorang pendongeng yang membuat kagum para pendengarnya.

Tetapi sayang, kekaguman itu sirna saat saya diberi sebuah brosur. Dalam brosur tersebut hanya ditampilkan paket-paket triple play, dimana ada layanan usee tv, internet, dan telepon.

Berdasarkan informasi dari brosur tersebut, untuk biaya perbulannya hampir mendekati 500 ribu rupiah. Harga ini untuk paket 10 Mbps triple play. Jelas saja saya merasa berat dengan biaya internet sebesar itu. Apalagi untuk pemasangan awal ditambah 150 ribu rupiah. Jadi total pengeluaran bulan pertama sekitar 650 ribu rupiah.



Oleh sebab itu saya menggunakan jurus rahasia ala Mataraman, yaitu glembug Mataram. Pada saat itu secara berwibawa dan meyakinkan saya berkata kepada Mr. X bahwa saya akan mempelajari dulu seluruh informasi yang diberikan. Saya juga mengatakan bahwa saya akan menghubungi si sales jika sudah ingin memasang paket indihome.

Dengan jurus ini, akhirnya Mr. X tak mampu berucap apa-apa. Ia sudah merasa senang dan yakin bahwa saya akan memasang paket indihome triple play. Tetapi ternyata selama tiga bulan lebih, saya tidak menghubunginya. Ya, Februari, Maret, hingga April.

Pernah juga saya berpas-pasan di jalan dengan Mr. X (sales dari telkom ini tinggal di kampung yang sama dengan saya). Tentu saja naluri salesnya langsung menanyakan kapan saya akan memasang paket indihome.

Dengan glembug Mataram, saya tidak pernah berkata tidak kepada Mr. X. Saat itu saya berkata bahwa saya sedang menunggu tahun ajaran baru, supaya internet tersebut nantinya bisa dinikmati juga oleh anak-anak kos.

Pasang Indihome Sesuai Selera


Akhirnya beliau pun senang dan gembira, karena tahun ajaran baru adalah bulan Juli, jadi hanya tinggal sebulan dua bulan lagi. Tetapi, dalam pertemuan berikutnya yang tidak sengaja, saya rasa Mr. X sudah paham bahwa dirinya terkena ajian glembug Mataram. Oleh sebab itu, pada bulan Mei 2017, si sales ini menawarkan saya paket indihome dual play.



Dok. Istimewa: Provider internet fiber optik.

Paket indihome dual play ini biaya per bulannya 275 ribu rupiah. Tetapi itu belum termasuk pajak, jadi paling mentok 300 ribu rupiah. Dengan pemasangan awal, biayanya sekitar 400 ribu rupiah.

Karena bagi saya harganya terjangkau, dan tidak menggunakan layanan usee tv. Saya ambil paket tersebut. Karena percuma saja, jangankan usee tv, sudah 8 tahun ini saya tidak menonton televisi.

Akhirnya pada bulan Mei 2017 saya memasang paket Indihome dual play. Pembayaran pertama pun dilaksanakan di bulan Juni.

Begitulah pengalaman saya menghadapi sales indihome yang pasti bersikukuh menawarkan paket indihome triple play. Semoga dapat membantu teman-teman yang juga ingin menggunakan paket indihome dari telkom.

1 comments so far

Mantep pelajarannya Sob.. salam kenal ya...

Https://indihomeweb.blogspot.com


EmoticonEmoticon